HARI 2: SELASA, 24 NOV 2020

MENEMUKAN TUHAN DALAM PENGALAMAN GELAP DAN BERAT

Tujuan

Untuk menemukan Tuhan dalam pengalaman gelap dan berat, sehingga lebih happy dalam hidup ini

Mohon

Boleh menyadari dan mensyukuri kasih Tuhan dalam pengalaman gelap kita

Pengantar

  • Teman-teman CLC yang baik,
  • Sebagai seorang CLC kadang kita juga punya pengalaman gelap, pengalaman berat, dan pengalaman yang menyakitkan.
  • Dalam situasi seperti itu, kadang kita bertanya, “Apakah Tuhan pergi dari padaku? Apakah Tuhan tidak mencintai aku lagi?”
  • Ternyata tidak! Bahkan kadang dalam pengalaman gelap dan berat itu, kehadiran Tuhan lebih jelas dan peran Tuhan lebih kentara bagi hidup kita. Bahkan dalam pengalaman yang menyakitkan itu, sering kita semakin tahu apa yang diinginkan Tuhan pada kita, kita semakin mengerti betapa cintaNya luar biasa.
  • Seorang mahasiswa saya berontak pada Tuhan waktu ayahnya meninggal karena ayahnya adalah satu-satunya yang bekerja dan membeayai kuliahnya. Ia frustrasi, stress, dan sungguh gelap.  ”Lalu mau apa saya?” Tetapi setelah beberapa bulan, ia menemukan maksud Tuhan, yaitu agar dia belajar mandiri, dan juga sadar ternyata Tuhan tetap mencintainya dengan berbagai cara yang lain. Ia menjadi gembira dan semangat lagi!
  • Kita lihat pengalaman beberapa orang di Kitab Suci yang justru menemukan Tuhan dalam situasi yang berat, gelap, berdosa, dan kacau:  
    • Saulus, yang mengejar murid Yesus dan ingin membunuh mereka. Ia tetap dicintai Tuhan dan bahkan dipercaya menjadi muridNya yang hebat.
    • Perempuan yang berjinah itu, di depan Tuhan Yesus, tidak dihukum, tetap dihidupkan dan menjadi baru.
    • Banyak orang sakit dan berbeban berat datang pada Yesus dan disentuh serta disembuhkanNya.
  • Apa aku juga sering datang pada Tuhan di saat berbeban berat?
  • Kita ingin mendalami, menyadari, dan menemukan kasih Tuhan dalam pengalaman kita yang berat tahun ini.

Bahan Renungan

1. Melihat pengalaman yang sangat berat tahun ini

  • Kenang kembali pengalaman-pengalaman yang sangat berat, gelap, dan menyakitkan dalam setahun ini! Pengalaman apa itu?
  • Apa yang anda rasakan dan alami dengan pengalaman itu?
  • Bagaimana akhirnya anda dapat keluar dari situasi berat dan gelap itu?
  • Siapa saya yang ikut andil dalam mengangkat anda?
  • Apa peran Tuhan dalam pengalaman itu? Apa dampaknya pengalaman itu bagi hidup anda sekarang?
  • Syukurilah pengalaman itu.

2. Melihat orang yang menjengkelkan tahun ini

  • Lihat orang-orang yang setahun ini anda rasakan menjengkelkan, membuat anda tidak enak, membuat anda sakit hati.
  • Apa yang dilakukan mereka itu pada anda? Bagaimana perasaan anda?
  • Mengapa anda jengkel pada mereka?
  • Apakah anda sudah berdamai dengan orang itu?
  • Apa maknanya pengalaman itu bagi hidup anda sekarang?  
  • Apa maksud Tuhan dengan pengalaman itu?
  • Syukurilah pengalaman itu.

3. Pengalaman gagal dan hancur

  • Barangkali anda punya pengalaman gagal, hancur, atau bakan traumatis. Pengalaman apa itu? Apa sebabnya anda gagal dan hancur?
  • Bagaimana anda bangun kembali?
  • Apa dalam pengalaman seperti itu anda datang pada Tuhan atau lari dari padaNya? Mengapa? Apa peran Tuhan dalam hal itu?
  • Syukurlah itu.

Menghadap Tuhan secara pribadi

  • Dengan semua pengalaman itu, pandanglah Tuhan yang memandang anda.
  • Ungkapkan semua perasaan dan pengalaman serta isi hati anda pada Dia?
  • Apa yang tergerak dalam hati anda?

Menuliskan pengalaman di WAG

  • Tuliskan dengan singkat apa yang anda temukan dalam permenungan hari ini.
  • Buah apa yang anda dapatkan untuk hidup anda kedepan?


Panduan Hari Kedua ini juga bisa diunduh dalam bentuk PDF:

HARI 1: SENIN, 23 NOV 2020

MENSYUKURI KASIH TUHAN DALAM SETAHUN INI

Tujuan

Untuk boleh mensyukuri kasih Tuhan dalam tahun ini, sehingga hidup kita lebih happy.

Mohon

Boleh bersyukur atas kasih Tuhan yang kita alami.

Pengantar

  • Teman-teman CLC yang baik, selamat bertemu dalam retret tahunan 2020 ini!
  • Semoga di tengah keramaian dan kesibukan tugas dan pekerjaan kita, kita masih dapat menyisihkan waktu sejenak untuk berdoa, bermenung, dan berefleksi tentang hidup dan panggilan kita sebagai seorang CLC.
  • Sebagai seorang CLC, dasar hidup kita adalah bahwa kita ini dicintai Tuhan, apapun keadaan kita. Cinta Tuhan itu dapat kita rasakan dalam berbagai pengalaman hidup kita setahun ini, lewat orang-orang yang baik kepada kita, lewat kemajuan dan rahmat yang kita alami setahun ini. Maka kita ingin merenungkan hal itu.
  • Untuk membuka hati kita, kita sejenak ingin membaca pelan-pelan, merenungkan pengalaman pemasmur yang sungguh mengalami dalam hidupnya kasih Tuhan, yaitu dalam masmur 23: Tuhanlah Gembalaku.
  • Silahkan dengan tenang anda baca masmur itu dengan  pelan, resapkan isinya, dengarkan gerak batin anda selama membaca masmur itu!
    • Tuhanlah Gembalaku, aku tak kan kekurangan sesuatu
    • Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
    • I membimbing aku ke air yang tenang
    • Ia menyegarkan jiwaku…….dst…

Bahan Renungan

  1. Melihat pengalaman yang mengesankan tahun ini
  2. Lihatlah kembali pengalaman-pengalaman yang mengesankan dalam hidup anda selama setahun ini, yang anda rasakan sebagai bentuk kasih Tuhan pada anda!
  3. Pengalaman apa itu? Apa yang anda alami?
  4. Apa peran Tuhan yang anda rasakan dalam pengalaman itu?
  5. Setelah itu dengan tenang, ungkapkan perasaan anda pada Tuhan! Syukurilah semua itu!
  • Orang-orang yang menyertai anda setahun ini
  • Dengan tenang, anda ingat kembali beberapa orang yang sungguh anda rasakan sebagai tanda kasih Tuhan bagi hidup anda setahun ini!
  • Siapa saja mereka itu? Apa yang mereka lakukan pada anda?
  • Bagaimana perasaan dan hati anda mengenang apa yang dibuat orang itu?
  • Syukurilah mereka, karena mereka telah menjadi tanda kasih Tuhan bagi anda.
  • Dengan tenang doakan orang itu pada Tuhan pula.
  • Kemajuan dan berkat pribadi yang dialami
  • Dengan tenang anda lihat kembali kemajuan apa yang anda alami selama setahun ini baik sebagai pribadi maupun dalam tugas anda.
  • Barangkali anda bertambah pengetahuan, bakat, kebijaksanan, penghasilan, tambah penghargaan, kesehatan yg baik, makin mantap dalam hidup, makin tenang, dll.  
  • Sadarilah bahwa itu semua adalah bentuk kasih Tuhan pada anda. Syukurilah itu semua di depan Tuhan.

Bersyukur dan berdoa pribadi

  1. Dari semua yang ada temukan diatas, berdoalah secara pribadi pada Tuhan, ungkapkan semua perasaan dan isi hati anda pada Dia yang mencintai anda!
  2. Kalau anda ingin bernyanyi, bernyanyilah, kalau ingin menulis puisi, tulislah!  
  3. Ingin menulis doa, silahkan pula!
  4. Mau diam menatap Tuhan, silahkan!

Mensharingkan pada teman di WAG

  1. Tulislah secara singkat apa yang ada alami, yang anda rasakan, yang anda temukan, yang mengesankan dalam permenungan sehari ini.

SELAMAT BERMENUNG! TUHAN MEMBERKATI!



Panduan Hari Pertama ini juga bisa diunduh dalam bentuk PDF:

Retret Nasional CLC di Indonesia 2020

Retret Nasional CLC di Indonesia 2020

“Hening di tengah keramaian Hati”

Sebagai pribadi yang hidup dalam komunitas dengan spiritualitas Ignatian, kita hidup di tengah keramaian. Di tengah hidup berkeluarga, di antara jadwal kerja dan aktivitas, di sela pelayanan dan kewajiban, di tengah pandemi dan keresahan, yang semuanya membuat kita bertanya, apakah saya sudah menjalani cara hidup CLC?

Kami mengundang semua anggota komunitas CLC di Indonesia, untuk Retret akhir tahun (tahunan), yang akan diselenggarakan serempak di Komunitas Nasional Indonesia.

Retret tahun ini, akan kita adakan secara online, dimulai pada tanggal 8 & 15 november, kemudian tanggal 23-27 November 2020.

Dinamika Retret Online:
8 Nov 2020; 15.30-17.00 wib
“Sharing & Refleksi”
Via ZOOM
Dibimbing: Rm. Rusbani Setiawan Pr.

15 Nov 2020; 15.30-17.00wib
“Refleksi & Examen”
Via ZOOM
Dibimbing: Rm.Rusbani Setiawan Pr.

23-26 Nov 2020
Cara Hidup CLC

via WAG
Dibimbing; Rm. Paul Suparno SJ.
<07.00 Panduan Pagi (mandiri; via WAG)
Dilanjut aktifitas harian masing-masing
12.00 Examen (pribadi)
Dilanjut aktifitas harian masing-masing
19.00 – 22.00 Sharing Refleksi (posting sharing via WAG)
…Doa malam Pribadi

27 Nov 2020
Cara Hidup CLC

Via WAG & ZOOM
Dibimbing Rm. Paul Suparno SJ.
<07.00 Panduan Pagi (mandiri; via WAG)
Dilanjut aktifitas harian masing-masing
12.00 Examen (pribadi)
Dilanjut aktifitas harian masing-masing
19.00-21.00 Sharing Refleksi Kelompok kecil ( via zoom)
Misa Penutup

Daftarkan diri Anda, untuk diundang dalam WAG Retret Online di http://bit.ly/Retret_Nasional_CLC

Informasi lebih lanjut:
Irvan 085720076081


Terima kasih untuk CLC yg sudah mendaftarkan diri, dan kami masih menunggu rekan-rekan yg belum untuk bergabung.

Beberapa pertanyaan yang belakangan sering disampaikan terkait acara ini :

“Kita wajib ikut retret ini?”
Retret ini? Tidak, kita tidak wajib mengikuti retret ini. TAPI kita sebagai CLC wajib menyediakan waktu untuk terus mengolah diri, dan karena itu sekurangnya sekali dalam setahun diharapkan dapat menjalani rekoleksi dan retret. (GN. Hidup & Kepengurusan komunitas; ayat 35-41).
Jadi ini adalah salah satu kesempatan menunaikan hak dan kewajiban saja.

“Acaranya panjang banget?”

Well, ya, kita menyiapkan diri dan hati menjelang akhir tahun, dan merefleksikan diri kita, apakah kita sudah menjalankan Cara Hidup kita. Dari tgl 8-27.

Ini proses pribadi, dan kita hanya 3 x 90mnt bertemu di Zoom (juga Youtube bagi yg kesulitan mengakses zoom), tgl 8,15 & 27 November 2020, maka sekitar 6 jam dipastikan berproses bersama, sisa yang lainnya akan dikelola pribadi dengan panduan harian nantinya.

Jadi panjang atau pendek akhirnya menjadi relatif 😅

“Kalau yang dulu anggota CLC, dan sekarang nggak aktif boleh diajak?” Senada dengan “Kalau yang bukan anggota CLC, boleh ikut retret inikah?”

Retret ini adalah retret CLC, dan kita akan merefleksikan kehidupan kita sebagai pribadi yg menjalani cara hidup CLC.

Maka selama cara hidup itu masih menjadi pilihan, dan atau masih simpati dan menjalankan nya, maka silakan diajak, dan silakan bergabung.
Demikian juga dengan simpatisan lain yg belum menjadi CLC, ruang terbuka, dengan kesepakatan diawal, bahwa sudah menyiapkan diri dan bersedia berproses dengan cara CLC.

“Wah, ada bagian yang saya tidak bisa datang, bagaimana yah? Boleh tidak ikut sebagian?”

Nah, untuk yang ini, kami sungguh menyerahkan pertimbangannya kepada setiap pribadi, karena seperti kita pahami, proses setiap orang berbeda, dan kami hanya bisa mengatakan bahwa setiap bagiannya punya pesan dan peran khusus, sehingga baik untuk diikuti. silakan berdiskresi.

Baik, sekali lagi terima kasih, dan selamat mempersiapkan diri.

Rius
An.
ExCo CLC di Indonesia