Renungan Harian : 29 November 2022

Renungan Harian
Selasa, 29 November 2022

Bacaan I: Yes. 11:1-10
Injil: Luk. 10:21-24

Bangga dalam syukur

Seorang adik memimpin sebuah kegiatan pelatihan. Kami memperhatikan dari belakang ruangan, ada berbagai rasa dihati saya, tapi bersiaga adalah yang paling terasa. Itu perhelatan pertama bagi adik kami ini untuk membawakan acara sendirian didepan peserta peserta senior.

Bersiaga sepanjang acara untuk turun membantu bila terjadi hal hal tak diinginkan, dan nyatanya, sampai selesai, saya bangga karena hanya perlu bersiaga, tanpa cemas dan lega melihat proses berjalan lancar. Saya dan beberapa teman senior senang dengan proses yang terjadi, dan sebelum kami sempat mengatakan banyak, beberapa peserta, termasuk yang senior menghampiri dan mengucapkan terima kasih dan memuji proses yang disajikan, termasuk untuk Tim dan Fasilitator utama yang fresh dan membantu proses belajar.

Saya bahagia karena merasa aman dan akan lancarnya kegiatan. Juga karena melihat adik kami yang berhasil menjalankan perannya, serta bahagia karena jerih payahnya belajar dan membekali diri terbayar lunas dalam proses.

Senang melihatnya bahagia dan menikmati perannya, serta menerima pujian dari orang orang dengan rendah hati.

“Syukur pada Tuhan bila sungguh membantu, terima kasih ibu….”jawabnya berkali kali menanggapi ucapan selamat dan terima kasih

Selepas acara, dalam evaluasi kegiatan, sang fasilitator utama mengatakan
“Mas terima kasih sudah melatih dan mendampingi proses belajar selama ini. 2 hari ini jadi pembuktian juga buat saya. Jujur masih agak deg deg an, apalagi saat agak lupa dan mas mba ada dibelakang, jadi panik. Tapi liat kalian senyum senyum tenang, buat PD naik dan terpacu. Dan saat butuh bantuan semua siap backup, itu jadi berasa jago banget lah”paparnya dengan senyum yang terus terpasang dibibirnya.

Sangat terbayang bahagianya Yesus, saat para murid yang diutus berdua dua, kembali membawa kabar bahagia akan Tugas mereka yang berjalan luar biasa. Saya rasa para orang tua akan merasakannya juga saat anaknya memberi rasa bangga. Guru merasakan hal yang sama pada kesuksesan murid murid nya, dan masih banyak lagi yang bisa merasakan ini. Mereka yang berproses bersama, setia, lalu melihat hasil yang membanggakan.

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.

Semoga kita boleh dipercaya menemani proses tumbuh kembang yang membawa kebahagiaan. Semoga kita bisa menjadi kebanggaan dan yang membuat Tuhan bahagia serta bersyukur.

Greg Tjai

Anda juga bisa membaca Renungan Harian melalui akun Instagram CLC Indonesia. Silakan kunjungi dan follow Instagram CLC Indonesia. 
Iklan