Refleksi Sahabat CLC – “ADVEN DAN CONSIDERATIO STATUS”

Dalam rangka menyambut Adven dan ikut merayakan Tahun Ignasian (20 Mei 2021 – 31 Juli 2022), kami sajikan tulisan refleksi Sahabat CLC: Rm. Evodius Sapto Jati Nugroho, SJ atau yang biasa disapa dengan Rm. Sapto, SJ dengan judul tulisan “ Adven dan Consideratio Status “.

Rm Sapto SJ yang belum lama ditahbiskan yaitu pada hari Kamis, 19 Agustus 2021 lalu itu mendapat tugas perutusan yang pertama yaitu sebagai Pembimbing Rohani Seminar Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah.
Di CLC, Rm. Sapto menjadi Asisten Gerejani Lokal CLC di Magelang.

Selamat membaca dan berefleksi.

Ad Maiorem Dei Gloriam.

IgnatiuS00

.

Adven dan Consideratio Status

Oleh Rm Evodius Sapto Jati Nugroho, SJ

Setiap hari Sabtu sebelum bermain bola para novis SJ memiliki kesempatan untuk menuliskan consideratio status. Kita diajak untuk menimbang-nimbang apa yang menjadi perasaan, pikiran dan kerinduan yang dominan selama satu minggu terakhir dan juga merefleksikan satu pengalaman yang mengesan. Kita menuliskannya dalam selembar kertas A4. Dalam tahap formasi saya sebagai Yesuit, saya menyadari bahwa latihan-latihan menulis consideratio status merupakan cara yang sangat cocok untuk saya berkembang dalam relasi dengan Tuhan. Latihan ini sangat membantu untuk mengenal diri saya dan merasakan Tuhan yang terus hadir menemani dan mengembangkan saya.

Beberapa waktu yang lalu, saya pun mengajak tidak hanya para seminaris tetapi para guru seminari untuk belajar membuat consideratio status. Saya pun mencoba membaca-baca kembali autobiografi St. Ignatius Loyola untuk menemukan pendasarannya. Ketika saya mencoba membaca dengan cermat, saya menemukan adanya tiga kata yang terus ditimbang-timbang St. Ignatius saat ia sedang berbaring dalam pemulihaannya di Loyola. Tiga kata tersebut adalah pikiran, perasaan dan keinginan (kerinduan terdalam). Dalam autobiografi dituliskan bahwa Inigo membedakan antara pikiran, perasaan dan keinginan yang duniawi dan yang surgawi. Proses menimbang inilah yang kemudian membuatnya yakin untuk mengambil keputusan untuk pergi ke Yerusalem. Di sinilah awal pertobatan Inigo.

Proses untuk mencermati perasaan, pikiran dan kerinduan ini adalah proses yang tidak mudah. Proses ini mengandaikan latihan-latihan yang cermat dan serius seperti yang dilakukan oleh Inigo saat di Loyola. Latihan-latihan tidak hanya menimbang-nimbang dan berefleksi tetapi apa yang telah menjadi refleksinya tersebut diuji kembali dalam aksi. Refleksi diikuti aksi dan dilakukan terus hingga menemukan kedalaman dan kesejatian yang ditandai dengan “matanya yang perlahan terbuka” dan akhirnya siap mengambil keputusan untuk mengikuti Allah.

Consideratio status mungkin bisa menjadi latihan rohani untuk mempersiapkan diri di masa adven ini. Masa adven menjadi kesempatan untuk melakukan latihan-latihan sehingga kita nanti siap menyambut kelahiran Yesus Kristus. Latihan-latihan dalam bentuk consideratio status menjadi latihan yang mengajak kita melibatkan diri dengan hati. Kita tidak sekadar terjebak pada natal sebagai perayaan kemeriahan tahunan tetapi kita diajak masuk juga menyiapkan hati. Kita menimbang-nimbang pengalaman hidup. Kita melakukan consideratio status. Harapannya, kita akan menjadi seperti inigo saat di Loyola. Berkat ketekunannya dan kecermatannya menimbang-nimbang perasaan, pikiran dan kerinduan terdalamnnya, matanya pun perlahan-lahan terbuka. Ia pun bisa melihat kehadiran Tuhan. Ia pun akhirnya berani mengambil keputusan iman untuk pergi ke Yerusalem.

Marilah kita masuk dalam latihan-latihan rohani terutama latihan menimbang-nimbang hidup kita di hadapan Allah dengan jujur. Kita membuat consideratio status di hadapan Allah sehingga pada hari Kelahiran Tuhan nanti kita betul-betul dapat melihat Tuhan yang berkarya dan menyelamatkan, bukan pertama-tama sebagai acara tahunan tetapi sebagai suatu peristiwa yang mengajak kita untuk sungguh-sungguh melakukan pertobatan untuk terus dekat dengan Tuhan dan terus menjadi manusia latihan rohani dan terus mampu dan mau mengambil keputusan iman.

saptosj

.

.

Lampiran-lampiran Tambahan: 

DOKUMENTASI KEGIATAN DENGAN CLC 

Pertemuan Bulanan CLC di Magelang

Pertemuan Rutin Tiap Bulan CLC di Magelang dipimpin Ketua CLC di Magelang Ibu Elisabeth Supri :
Minggu, 29 September 2021, pk. 16.00 – 18.00 WIB, via zoom

.

Novena CLC di Indonesia dan Jesuit Insight

.

Pertemuan Asisten Gerejani Indonesa bersama para Asisten Gerejani Lokal dan ExCo CLC di Indonesia

Sabtu, 18 September 2021, pk. 19.00-21.00 WIB via zoom

Asisten Gerejani Indonesia : Rm Paul SJ
Bersama Asisten Gerejani Lokal : Rm Iwan (Bandung), Rm Dipo (Jakarta), Rm Jelantik (Surabaya), Rm Wir (Yogyakarta), Rm Sapto dan Br Norbert SJ (Magelang).

Memberi berkat di akhir acara

_

DOKUMENTASI TAHBISAN

Tahbisan Diakon

https://jesuits.id/wp-content/uploads/2020/11/Internos-November-2020.pdf

https://jesuits.id/wp-content/uploads/2020/11/Internos-November-2020.pdf



Tahbisan Imam Jesuit

https://ytknews.id/2021/08/alumni-sekolah-ytk-ditahbiskan-menjadi-imam-serikat-jesus-sj-itu-bernama-romo-sapto-sj

http://katolikkeren.online/wp-content/uploads/2021/08/tahbisan_imam_sj_2021_katolikkeren.jpg